Memejamkan kedua bola mata.
Apa yang terfikirkan ?
Memory berputar menyentuh
kalbu,
memory berkelana menelusuri waktu,
waktu yang tak pernah bisa terulang.
Kenangan-kenangan berputar jelas di depan mata.
Tangan ini tak sanggup mengapainya untuk mengulang.
Piyas kokoh dan lembut mengkerut oleh Memory yang menyesakkan,
Basah.
sentuhan yang terasa di pipi.
dinginnya tangan
menghapus jejak-jejak memory menyedihkan.
perlahan di hembuskan nafasnya,
berharap lelah itu sirna.
My writings 29 September 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar