Senin, 06 Maret 2017

Days 2 #Lavel2 T10 Apresiasi Kemandirian



Lavel 2 : Tantangan 10 hari Apresiasi Kemandirian (periode 23 Feb – 11 Maret 2017)
#Bunsay IIP Bogor 1 #Lavel2 T10 Days 2 #IrfahKhoirunisa
Kuliah Bunda Sayang IIP


Melatih Kemapuan Kemandirian (Membuat Somay Bandung)


Melatih kemampuan kemadirian saya dengan menargetkan beberapa latihan kemandirian dalam jangka waktu yang sudah di tentukan dengan menyelesaikan tantangan 10 hari. Latihan kemampuan yang masih saya latih adalah memasak.

Setelah sabtu kemarin saya melatih kemandirian saya dengan mengikuti kursus, kali ini saya akan mempraktekan apa yang telah saya pelajari di kursus kemarin dengan membuat somay bandung sendiri.
Kira-kira jam 8 pagi saya pergi ke pasar untuk membeli bahan-bahan saya praktek. Niatnya saya ingin belanja bahan-bahan sendiri tetapi orangtua saya ingin ikut untuk membeli kebutuhan asupan makan keluarga kami dalam seminggu kedepan.

Karena ada insiden motor mogok di pasar, yang seharusnya saya bisa pulang cepat dan mengeksekusi bahan-bahan menjadi adonan sayangnya tak terjadi. Motor mogok di pasar tidak bisa hidup, minta tolong beberapa pedagang pasar, tukang ojek dan pengunjung pasar untuk membantu mehidupkan motor saya kembali tetapi tidak ada yang bisa meyalahkan. Saya berfikir “ini motor di apain ya sama bapa, bahkan engga ada yang bisa ngidupin ” sampai waktu menunjukan pukul 10:30 motor tak kunjung hidup. Saya ngga ngerti dengan mesin-mesin, yang saya tau starter langsung nyala. Orang-orang yang membantu juga sudah nyerah dan menyarankan saya untuk manggil yang biasanya pake motor dan ngutak-ngatik motor ini karena mungkin ada kuncinya yang rahasia. Sayapun berfikir begitu, di telfonlah orang-orang rumah tapi tidak ada satupun yang ngangkat. Dan kebetulan alhamdulillah ada tetangga saya yang datang buat belanja. Saya pinjamlah motornya untuk menjemput bapa saya.

Dan akhirnya saya sampai rumah hampir jam 11:30 . Niat untuk membuat hari itu saya urungkan karena siangnya saya ada pelatihan belajar pencak silat (next), jadi hanya menyiangkan bahan-bahan yang bisa saya siangkan (menyicil kerjaan yang ada).

Di hari berikutnya-berikutnya setelah pulang kerja sehabis magrib saya mengeksekusinya, karena bahan-bahan sudah saya cicil siapkan sebelum praktek jadi saya hanya tinggal tuang-tuang.





Saat praktek ternyata ada bahan-bahan yang belum saya beli kulit lumpia rebus dan saya hanya beli kulit lumpia goreng, lalu tepung tapiokanya ternyata saya di lupakan untuk menimbang saya pakai timbangan kira-kira saja, lalu ada lagi cabai yang sudah saya beli untuk di pakai dalam bumbu ternyata dipakai orangtua saya untuk masak berkuranglah cabai. Begilah kalo pekerjaan yang tidak langsung dikerjakan, oke lain kali saya harus melist bahan-bahan yang di butuhkan dan menyegerakn pengerjaan.

Saya tuang-tuanglah semua adonan, saya aduk-aduk semakin lama ko semakin lembek ya engga kalis kaya kebanyakan pakai air padahal adonan ini saya buat tanpa air, mulai panic takut gagal. Tapi teruslah di adoni sampai ketahap berikutnya membentuk adonan. Nah, karena adonannya lembek susah di bentuk saya bingunglah gimana membentuknya, dan kulit lumpia yang di beli bukan yang rebus pula tetapi yang goreng jadi sedikit susah karena kulit lumpia goreng cepat mengering, sudah jam 21:30 malam engga mungkin juga saya nyari kewarung karena udah pasti tutup dan akhinyalah di pakai kulit lumpia goreng itu, robek sana robek sini lah.

Saya berfikir besok saya masih kerja dan jangan sampai saya kesiangan, mengereklah saya sama mamah saya untuk di bantuin ngerjain. Niat mau mandiri tapi masih minta bantuan juga sama orang  tua, baiklah next harus lebih siap lagi waktu dan lain-lainnya.

Saya berfikir bagaimana caranya untuk tetep kebentuk tapi tetap habis adonan , caranya dengan bentuk-kukus-bentuk-kukus waktu kukus minimal 20 menit yang penting jadi dulu supaya tidak basi besok pagi bisa di matangkan kembali. Dan selesailah jam 23:30 malam. Di lanjut esok harinya untuk membuat bumbunya.


Pelajaran kali ini cukup banyak.. terimakasih sudah membacanya, oke next ke tantangan berikutnya…

Tidak ada komentar: