Ya tuhan.. sudah sering aku mendengar cemooh dan kata-kata
kasarnya..
tapi kali ini aku tak tahan mendengarnya , biarlah ku curahkan
lewat tulisan ku..
mungkin hanya aku dan tuhan yang tahu..
Tapi Kalo seandainya
dia pun merasa,
Mungkin itu memang seharusnya. Tapi jika TIDAK, biarlah ini
menjadi rahasia kita berdua
Sejak lama aku tau , dia tidak menyukai ku..
Ku tau itu dari sikapnya yang berubah-rubah terhadap ku..
dan setiap kata yang dia ucap bukan sebuah ketulusan tapi
keterpaksaan .
Aku tak mengerti mengapa sikapnya berubah-rubah terhadap ku..
Terkadang dia baik , marah , dan tak jelas..
Terlintas dibenak ku , apa yang ku perbuat ??
Padahal tidak ada yang ku lakukan..
Atau mungkin ada rasa IRI dibenaknya ?
Ah, tidak mungkin apa yang ku punya ?
Apa kelebihanku ?
Kurasa tidak karna IRI.
Mmmm , mungkin aku pernah menyakitinya tanpa aku sadari...
TAPI.....
Hey,,,,
Selama ini selalu kucoba berhati-hati dalam berbuat dan berucap,
Kalopun ada, mungkin itu tanpa aku sengaja.
Bukan sekali dua kali , tapi berkali-kali
Kau bahkan menggoreskan luka dimata meraka yang melihat dan
mengetahuinya
Tidakkah kau tau ucapmu itu MELUKAIKU?
Selalu aku coba melapangkan dadaku,
Kucoba menganggap itu hanyalah gurauanmu,
Tapi nyatanya tidak,
Kali ini aku tak tau apa yang membuatku tak bisa lagi
berlapang,
Tak mungkin aku lemah di hadapanmu, itu terlalu hina.
Tak mungkin aku menangis karnamu, terlalu berharga air mataku.
Tapi, haruskah kuucap “BENCI”??
Yah, tapi tidak dihadapanmu,
Bukan menyelesaikan masalah,
Malah ,menambah masalah.
SUDAHLAH,,,
Biar kuucap itu dalam hatiku,
“AKU BENCI”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar