Senin, 13 Februari 2012

Ketika Cinta Membutakan Hati dan Menyesakan Jiwa..


Puisi Sedih - Puisi Kehidupan - Puisi Ibu - Puisi Suara Hati - Puisi Kenangan Terindah



Ku tuliskan tentang seseorang yang menyakitkan , seseorang yang menghancurkan harapan , cita dan semua pengorbanan ku.. dirinya yang diyakini penghujung kisah ku , ternyata bukanlah sebaik-baiknya pilihan..

sedih , perih , kecewa , sakit hati , dendam menjadi satu dalam asa…
Ku Bingung  u/ bersikap seperti apa ??
ku mengikhlaskan walau sebenarnya perih..
tetapi dirinya tidak bisa menjaga lisan’a u/ berkata lembut pada ku..
terkadang aku berfikir untuk membalas semua yang telah ia lakukan pada ku..
tetapi  keimanan membentengi ku.. bahwa  “dendam dan balas dendam itu dilarang oleh tuhan” .
rasa sakit ku tidak dapat terungkapkan sejelas2’a…

sejujurnya aku pun ingin melepas rasa sakit , kecewa , sedih dan amarah ku.. tetapi rasa sayang masih tersimpan dan menghantui.. apa yang bisa dilakukan..?
dalam dendam aku ingin ia menyesal dan terpuruk seperti yang pernah ku alami.. tetapi sebodoh2’a orang adalah ketika ia berfikir atau berdoa seperti itu,,,
“astaqfirullah hal’ajim.. harus ku dibuang jauh2 dari fikiran dan hati hal seperti itu”
memang sulit melupakan seseorang yang selalu diperjuangkan..

tetapi inilah qodar ku..
inilah jalan ku..
inilah takdir ku..

Dy yang selalu menjadi istikhoroh dan sholat hajat ku , ternyata  bukanlah sebaik-baiknya pilihan bagi alloh..

kenapa bayangan dan kenangannya masih tersimpan ??
I want to forget you , I want to delete your
Ridoilah aku u/ menghapus dan melupakan mu..
saat kau ikhlas itu akan mempermudah ku melupakan mu..
jgn siksa aku dengan cinta yang semu..
aku ingin hidup seperti sebelum mengenal mu..
sebelum aku tahu tentang diri mu..
sebelum aku menempatkan mu dihati ku..

cukup sampai disini aku menyayangi mu , sampai saat kau menyakiti ku..
biarkan ku hidup dengan dunia ku.. jangan datang lagi di kehidupan ku..
aku tidak ingin kau membuka luka lama ku..

aku tahu tali silaturahmi tidak boleh terputus karna hnya tidak terbalasnya cinta..
tapi apalah daya ku , aku pun manusia yang diberikan hati oleh tuhan..
aku masih belum sanggup melihat mu dengan orang lain dalam balutan pernikahan..
sebelum cinta dan luka ku hilang , dalam waktu dekat jika kau menggelar walimahan..
“maaf  , aku tidak akan datang  !!”
tpi….. begitu lemahkah diri ku jika tidak sanggup melihat’a dengan org lain..??
mungkin…akan ku fikir dua kali u/ datang atau tidak..
Ku tahu bahwa ku msh belum siap menghadapi realita , bahwa diri mu telah menjadi milik orang lain..

maybe, I need time ..
Aku tidak ingin bertemu dgn mu dulu saat ini.. pergilah, dan bersenang2lah dengan dy yg kau anggap kebahagian mu..
Aku hanya masa lalu mu yang kau anggap sampah “itu yang kau katakan” ,,
sungguh jahat..
Biarlah kau berbicara sesuka mu.. tuhan maha mengetahui..
haruskah ku bakar semua yang berkaitan dengan mu ?? agar aku tidak dibayang2i wajah mu..

“TIDAK”  itu sama sajah aku tidak menghargai..
aku harus seperti apa..??
jika ada alat yang bisa menghapus segala memori , aku adalah orang yang berantusias u/ menghapus mu dari memori ku..
“astaqfirullah ha’ajim.. aku tidak boleh larut dalam kesedihan.. itu merugikan”

ya, serahkan sepenuhnya kepadanya..
kepada Dzat yang memenggenggam segala urusan .

ya allah inilah diri ku..
diri yang lemah tiada daya , tanpa kekuatan dari-mu
Diri yang lemah tiada kehendak , tanpa iradat-mu
Tiada kemampuan , tanpa pertolongan-mu

Aku yakin semua ada dalam takdir-mu
Aku yakin semua ada dalam kuasa-mu
Aku yakin semua atas izin-mu
Aku yakin semua berjalan sekenario-mu

Aku ingin melangkah dengan pijakan pada kaki ku..
Aku ingin melangkah tanpa harus dibayangi masa lalu..
Aku ingin melangkah tanpa harus disiksa oleh perasaan cinta semu..
Aku ingin melangkah dengan segenap semangat ku..

Ya allah tolonglah diri ku…
hilangkanlah bayangan wajahnya dari hati ku..
hapuslah segala bentuk keindahan yang pernah terjadi dahulu..
buang segala hal yang mengusik pikiranku..
Duhai engkau yang pernah hadir dalam lembar hidup ku..
izinkan aku u/ membuang rasa cinta kepada mu dalam hati ku..
Akan ku hapus segala bentuk kenangan yang pernah terjadi dahulu..

Kecewa, itu sudah pasti aku rasakan, namun kekecewaan itu lebih kepada penyesalan dimana cinta yang seharusnya lebih utama ku berikan pada Sang Pemilik Cinta.. mengapa begitu mudahnya aku letakkan pada orang yang sepenuhnya belum ada ikatan yang halal denganku. Akibat dari rasa cinta yang tak dapat aku kendalikan malah menyengsarakan diriku. Bagaimana rasanya rindu, bagaimana rasanya cemburu, bagaimana rasanya sakit hati dan patah hati semuanya membuat sengsara diri ketika hal itu mulai mewarnai cerita dari perjalanan cinta yang ku lalui. Setelah kejadian itu baru terbesit pertanyaan-pertanyaan di hati, apakah aku tidak menyadari bahwa Sang Pemilik Hati selama ini merasa cemburu dengan kelakuanku yang tidak dapat menjaga hatiku untuk-Nya dan untuk orang yang nantinya akan Dia pilihkan untukku? Seenaknya saja aku membaginya untuk orang yang belum tentu nantinya orang akan menjadi pelabuhan terakhir dihatiku. Diriku hanya bisa bermuhasabah dan bertaubat atas apa yang telah aku perbuat karena pada dasarnya manusia selalu menyesali perbuatannya ketika ia telah mendapat ujian dari Rabb-Nya. Dan dari setiap kesalahan yang pernah diperbuat, Allah pasti menginginkan perubahan dari dalam diri menjadi lebih baik dari sebelumnya. Setiap kisah selalu menampilkan penyesalan di akhir perjalanan namun pasti ada hikmah yang terselip dari apa yang sudah di skenariokan-Nya. Ketika niat di hati ingin mengakhiri perbuatan itu cukup kuat, ada saja kerikil-kerikil kecil yang menghalanginya. Melupakan bayang-bayang dy itu saja bagiku tidaklah mudah. Semua butuh waktu dan proses untuk mengembalikannya seperti semula seperti ketika sebelum ada apa-apa diantara kami.
Belajar dari pengalaman ini, aku tidak ingin hal itu terulang kembali suatu hari nanti. Karena sungguh tidak enak yang namanya sakit hati dan patah hati. Kini aku semakin berhati-hati dalam menempatkan hati. Semoga ini bukan sebuah trauma yang berkepanjangan yang membuatku kapok untuk jatuh cinta lagi pada seseorang yang nantinya memang halal untuk ku cintai. Karena bagaimanapun aku hanyalah manusia biasa yang juga memiliki keinginan untuk membangun rumah tangga dalam sebuah ikatan pernikahan. Seperti kata-kata Ustadzah beliau berpesan “bahwa yang terbaik akan datang pada jalan yang baik dan waktu yang terbaik ‘sesuai syariat’.” Jadi apabila dia memang bukan sebaik-baiknya pilihan maka suatu saat nanti pasti akan kutemukan pujaan baru untuk kubawa ke gerbang pernikahan.
amien…..


Fighting !!!   ^-^


2 komentar:

Anonim mengatakan...

sebagian Kutipan dari buku kujemput jodoh ku..

@ : diri ku..

Anonim mengatakan...

jika kau merasa dijahatin seseorang bersabarlah , belajarlah ikhlas . ikhlas mu berbuah pahala .
tenanglah karna setiap sesuatu yang dilakukan manusia ada perhitungannya dimata tuhan . ia tidak akan mati sebelum mengalami apa yang telah ia lakukan ke orang lain didunia ini.
tetapi janganlah engkau mendendam , karna tuhan pun tidak suka jika hambanya mendendam .